LAMPUNG SELATAN, INSTANEWS- Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Selatan mengeluarkan kebijakan larangan sekolah melakukan pungutan. Hal itu dituangkan dalam surat edaran (SE) terkait telah berjalannya Program Indonesia Pintar (PIP). Dalam SE Nomor 421/354.I/IV.02/2021 tertanggal 19 Maret 202, menekankan tentang larangan adanya pungutan liar (pungli) dalam bentuk apapun.
Plt Kepala Pendidikan Lampung Selatan, Thomas Amirico mengatakan dikeluarkannya SE guna menekan terjadi pungutan liar dalam terkait dana PIP. Dinas pendidikan dapat memfasilitasi peserta didik yang tidak mampu untuk diusulkan dalam KIP/PIP.
“Juga memfasilitasi peserta didik yang menerima ke pihak bank. Nah pada poin ketiga, kami tegaskan tidak memungut dan menerima pemberian dari peserta didik/wali/orang murid tanpa alasan apapun,” kataThomas Amirico, Rabu, 24 Maret 2021.
Thomas Amirico, menjelaskan saat ini dana PIP sebagian sudah dapat dinikmati oleh para pelajar. Dimana untuk pelajar tingkat SD kelas 1 dan 6 besaran dana PIP yang diterima Rp225.000. SD kelas 2 sampai 5 sebesar Rp450.000. Sedangkan, untuk SMP kelas IX Rp375.000 dan untuk kelas VII dan VIII sebesar Rp750.000.
“Saya meminta pihak satuan pendidikan dapat memberikan edukasi tentang pemanfaatan PIP kepada orang tua murid. Meski belum semua sekolah cair. Ini untuk semua tingkatan. Itulah, SE yang kami buat dan edarkan untuk segera ditindaklanjuti,” katanya. (Red)
More Stories
Tes PPPK Lampung Selatan Hari Pertama Berjalan Lancar
Bella Jayanti Serap Aspirasi Masyarakat Kalianda & Rajabasa Redaksi
Komisi I DPRD Lampung Selatan Desak Pemkab Segera Cairkan ADD